Sumber Pedas dalam Cabai, Ini 5 Manfaat Capsaicin

Capsaicin adalah zat kimia yang membuat cabai terasa pedas. Sejak berabad silam, zat ini sudah populer berkat kandungan nutrisi di dalamnya yang kaya vitamin dan mineral. Tidak hanya itu, capsaicin pun bermanfaat sebagai pencegahan hingga pengobatan penyakit.

Capsaicin adalah zat kimia yang membuat cabai terasa pedas. Sejak berabad silam, zat ini sudah populer berkat kandungan nutrisi di dalamnya yang kaya vitamin dan mineral. Tidak hanya itu, komposisi ini juga bermanfaat sebagai pencegahan hingga pengobatan penyakit.

Mengingat capsaicin adalah molekul yang ada di dalam cabai merah besar, maka tidak ada kalori di dalamnya. Dengan demikian, konsumsinya tidak akan berpengaruh pada pola makan secara keseluruhan.

Manfaat capsaicin

Beberapa manfaat mengonsumsi capsaicin di antaranya:

1. Pereda nyeri

Salah satu khasiat yang membuat capsaicin sangat populer adalah bisa meredakan nyeri. Para pakar menilai khasiat ini datang dari kemampuannya mengaktifkan reseptor TRPV1. Dengan demikian, otak melepaskan neurotransmitter yang disebut dengan “substance P”.

Itulah sebabnya, sejak bertahun-tahun silam ada banyak produk obat untuk meredakan nyeri yang mengandung capsaicin. Biasanya, ini dijual dalam bentuk krim pereda nyeri sendi.

Terbaru, para peneliti menemukan fakta bahwa menyuntikkan capsaicin ke tulang rawan dan tendon yang terhubung dengan jaringan rotator cuff menunjukkan khasiatnya. Bukan dalam hal mempercepat proses penyembuhan, namun lebih pada mengurangi rasa sakit.

2. Mengurangi berulangnya sakit kepala

Terkadang, capsaicin juga menjadi bahan alami dalam obat pereda sakit kepala cluster. Berbeda dengan migrain dan tension headache, keluhan ini terjadi berulang. Bahkan, ada yang membandingkannya setara seperti rasa sakit saat melahirkan.

Ada banyak upaya yang dilakukan untuk mengatasi sakit kepala cluster, termasuk mengoleskan krim mengandung capsaicin ke bagian dalam lubang hidung. Umumnya, ini dioleskan pada lubang hidung di sisi kepala yang terasa sakit. Namun jangan mengoleskannya terlalu dalam yang dapat mengakibatkan iritasi mukosa hidung

Dalam sebuah studi yang dilakukan University of Florence Italia, frekuensi terjadinya sakit kepala berkurang hingga berjarak 60 hari. Ini cukup signifikan mengingat keluhan sakit kepala cluster bisa bertahan antara 6-12 minggu.

3. Potensi mengatasi kanker prostat dan lambung

Ada temuan menarik datang dari UCLA School fo Medicine pada tahun 2006 lalu. Para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi capsaicin secara oral bisa menghentikan penyebaran sel kanker prostat secara signifikan. Bahkan, capsaicin juga bisa membunuh sel dalam lebih dari 1 jenis sel kanker prostat.

Selain itu, ada pula potensi bahwa capsaicin efektif meredakan infeksi dinding lambung akibat infeksi bakteri H. pylori. Cara kerjanya adalah dengan mengurangi peradangan akibat virus sehingga berpotensi pula mencegah infeksi bakteri tahap selanjutnya yaitu kanker lambung.

4. Potensi mencegah kanker payudara

Sebuah studi penting lainnya menunjukkan bahwa capsaicin juga bisa membantu melawan sel kanker payudara. Studi mencengangkan asal Korea Selatan pada tahun 2015 lalu ini juga menggarisbawahi bahwa zat ini dapat membunuh stem cell kanker payudara.

Ini penting mengingat stem cell yang masih tersisa setelah sel kanker lain mati merupakan pemicu kambuhnya kanker.

Menariknya, ada pula obat berbentuk krim dengan kandungan capsaicin yang bisa meredakan sariawan atau luka di mulut. Ini kerap dialami pasien sebagai efek samping dari terapi radiasi dan kemoterapi.

5. Potensi turunkan berat badan

Khasiat tak kalah populer dari capsaicin adalah menurunkan berat badan. Ini berkaitan erat dengan metabolisme, yaitu proses memecah apa yang dikonsumsi menjadi sumber energi. Mengonsumsi suplemen capsaicin dapat meningkatkan metabolisme sehingga lebih banyak lemak terbakar.

Selain itu, zat pemicu rasa pedas ini juga bekerja dengan meningkatkan konsumsi oksigen dan suhu tubuh. Dengan demikian, jumlah kalori yang terbakar juga sedikit meningkat.

Itulah beberapa manfaat dari cabe yang baik untuk kesehatan tubuh. Saat ini tidak perlu khawatir lagi untuk mencari tempat membeli cabe yang dijamin segar dan berkualitas. TaniHub menyediakan cabe serta kebutuhan sehari – hari seperti buah, sayur, sembako, kebutuhan masak, bumbu, telur dan unggas lainnya yang telah lulus quality control yang ketat.

TaniHub merupakan sebuah platform e-commerce yang berbasis aplikasi dan website. Memiliki fokus utama terhadap produk hasil pertanian dan berbagai kebutuhan masak untuk usaha ataupun rumah tangga. Keberadaan TaniHub mendukung para petani untuk mendapatkan akses pasar dengan menyalurkan hasil produk pertaniannya kepada konsumen B2B (Business to Business) & B2C (Business to Consument).

Selain membantu para petani lokal, Anda juga bisa mendapatkan penawaran harga yang lebih terjangkau dari promo yang ditawarkan oleh TaniHub.

Yuk belanja sekarang!